Hasil TOEFL ITP ke-3 Keluar !

TOEFL ITP (Institutional Testing Program) merupakan tes yang mengevaluasi kemampuan bahasa Inggris seorang individu yang bahasa ibunya bukan bahasa Inggris. Kata orang batas mengetuk pintu itu 3x, kalau engga ada jawaban yasudah balik kanan jalan. Mungkin saya pun akan mengikuti langkah itu, bukan karena saya menyerah, bukan karena saya membatasi langkah, tapi ya karena sumberdaya sudah mencapai limit, satu kali test TOEFL aja harus merogoh kocek cukup dalam sekitar 450 ribu rupiah, belom termasuk biaya tektekbengek dan transportasi. Sekali tes aja tekor apalagi berkali-kali. Nah, tes ketiga ini sepertinya akan menjadi tes terakhir deh. Secara gitu udah mencapai puncaknya dan melihat hasil di dua tes sebelumnya gak mencukupi target :(, kalau yang ini gak cukup juga yasalam..Bye..

Di awal bulan melihat saldo di rekening, duh ngelus2 dada. Akhirnya narik uang sampai gabisa ditarik lagi, udah limit saldonya bukan limit sih tpi udah ga ada saldonya lagi. tapi untungnya mencukupi tuk daftar ujian TOEFL ITP ini..syukurlah.. Lalu pilihan tempat tes jatuh kepada…jreng…jreng…ITB.. Alasannya sih simple, karena suasanya ujiannya mencekam..I LOVE IT !! jadi ga ada tuh sambil ngobrol atau curang2 saat ujian (kayaknya sih), dan waktu yang tersedia hanya tanggal 10, okedeh…nekat…

Singkat cerita tau tau udah hari H aja..Sepanjang perjalanan aman lah… Kemudian hal yang tak terduga datang…SURPRISE..tiba-tiba sakit perut, kebiasaan deh kalau mau ujian ada aja hal aneh.┬á ah cuma sakit perut, sugesti ke diri sendiri.. Selama ujian kayaknya ga maksimal deh, lalu beralih ke BAKCUP PLAN…. DOA…DOA…DOA……ya doalah senjata yang paling mujarab ketika diri ini sudah tak memiliki kuasa.

Hari demi hari berlalu…setelah dua minggu coba cek web LC ITB, tapi belom ada pengumuman hasilnya..Tiap hari tuh buka websitenya, pasti naik viewnya gara2 saya buka terus. Akhirnya hari ini muncullah pengumuman hasilnya bisa diambil, tak lupa memaksimalkan backup plan sebelum berangkat kesana, dan nyampe sana ternyata antri lama, entahlah kenapa banyak orang yang mau bayaran. Nunggu ngantri sambil berdiri dan deg-degan..

 

Tibalah giliran, dan langsung saya serahkan kertas pendaftaran untuk ditukar dengan sertifikatnya, jantung ini berdebar.. Dan jreeeeng.. Saya memandang dengan ragu skor yang tertera, saya perhatikan sekali lagi….Aaah cukup..Alhamdulillah..Sujud syukur seketika…Sepertinya ketukan pintu yang ketiga ini ada jawabannya, masih diberikan kesempatan…Alhamdulillah cukup..
Cukup untuk apa? nantikan kisah selanjutnya ­čśÇ

Post Author: Faishal DIn

Seorang yang tak takut akan perubahan, gabisa diem orangnya, pecicilan.